NOVEL MODALITIES
Cryoablation dengan argon dan helium

Photodynamic Therapy (PDT)

Pengobatan dengan Seeds knife dan radio stent
Trans arterial intervention therapy
Percutaneous Radiofrequency (RF) ablation
Terapi Anti angiogenesis

Anti-Tumor immunotherapy dengan DC Vaccine

Suppressor gene therapy
Regional Immunotherapy in tumor bed (for glioma)
Percutaneous Chemical ablation
Chinese Medication treatment
 
TCM Therapy
   Introduction

   Prevention Theory

   Therapeutic Principles
   ICWM
 
KANKER Types
KANKER ESOFAGUS
KANKER USUS BESAR
KANKER KANDUNG EMPEDU
MESOTELIOMA GANAS PERITONEUM
KANKER HATI
TUMOR KARSINOID
KANKER GINJAL
KANKER LAMBUNG
KANKER PARU
KANKER NASOFARING
KARSINOMA MAMAE
KARSINOMA UTERI
KANKER PROSTAT
KANKER LEHER RAHIM
KANKER OVARIUM
MELANOMA MALIGNA
TERAPI TERHADAP TUMOR TIROID
TERAPI TERHADAP KEGANASAN BERGANDA
 
Contact Us

Address:

No 167 west Xingang Rd Guangzhou
Tel: 86-20-84105192
86-20-84468003

13511152120
Fax:86-20-84195515
Email:xukc@vip.163.com
 
KANKER Types
 

KANKER: KALAU TAK BISA DIOPERASI, BAGAIMANA

 
 

TERAPI TERHADAP TUMOR TIROID

Tumor tiroid merupakan penyakit yang sering ditemukan,

pada umumnya berupa tumor jinak, sebagian kecil berupa

karsinoma, jarang sekali dijumpai sarkoma. Dari

penduduk Amerika Serikat, sekitar 3% dengan perabaan

dapat ditemukan nodul soliter kelenjar tiroid.

Kesulitan terbesar dalam menangani nodul tiroid adalah

dalam memastikan ada tidaknya karsinoma di dalamnya.

Ada yang telah mengumpulkan data sampel tiroid dari

hasil otopsi 1116 kasus dari Jepang, Kanada, Polandia,

Kolombia dan Hawaii, ditemukan adanya kanker

tersembunyi pada 5,6-28,4% kasus, yang tertinggi di

Jepang.

Bagaimana membedakan sifat jinak dan ganas dari nodul

tiroid? Beberapa hal berikut dapat membantu

membedakannya.

1. Usia muda lebih sering menderita keganasan

dibandingkan orang dewasa. Dari nodul soliter tiroid

pada kelompok usia kurang dari 15 tahun, 10-50% adalah

ganas. Keseluruhnya berupa karsinoma tiroid

berdiferensiasi relatif baik. Tapi pada kelompok usia

di atas 60 tahun, kemungkinan kanker juga lebih besar,

terutama berupa karsinoma tidak berdiferensiasi dengan

derajat keganasan tinggi. Kemungkinan wanita menderita

karsinoma papiler tiroid lebih besar sekitar 1 kali

lipat dibanding pria.

2. Nodul tiroid dengan konsistensi condong keras,

tidak terasa adanya kapsul, kemungkinan kanker besar;

jika konsistensi seperti tulang, mungkin terdapat

kalsifikasi, kemungkinan jinak ataupun ganas masih

terbuka; konsistensi sedang, berbatas tegas umumnya

tumor jinak, tapi kadang kala sulit dibedakan dari

karsinoma folikular tiroid stadium dini; tumor kistik

umumnya bersifat jinak, tapi juga mungkin juga

karsinoma folikular tiroid mengalami perubahan kistik.

 

3. Skening radioisotop tiroid: dengan iodium-131 atau

teknesium-99m dapat menampilkan citra kelenjar tiroid.

Dari citra skening itu, nodul tiroid dapat tampak

sebagai: (1) nodul panas, yaitu daerah nodul memiliki

radiasi lebih tinggi dari jaringan normal sekitarnya,

ini dapat terjadi pada lesi jinak (adenoma folikular)

ataupun ganas (adenokarsinoma folikular); (2) nodul

hangat: intensitas daerah nodul menyerupai jaringan

normal sekitarnya, terutama terjadi pada lesi jinak

tiroid; (3) nodul dingin: radiasi daerah nodul jelas

lebih rendah, sering terjadi pada karsinoma tiroid

tidak berdiferensiasi, karsinoma medular, dll. Dari

nodul dingin 54% adalah keganasan.

4. USG: pemeriksaan ini dapat menentukan bentuk,

ukuran dan jumlah nodul tiroid, dan yang lebih penting

menentukan sifatnya kistik atau padat. Jika sifatnya

padat, harus diwaspadai kemungkinan karsinoma tipe

folikular, karsinoma medular dan karsinoma tidak

berdiferensiasi.

5. Pemeriksaan sitologi dari biopsi jarum halus: di

bawah panduan USG, tumor tiroid dipungsi dan

diaspirasi dengan jarum halus untuk mendapatkan

selnya, pada 90% lebih kasus diagnosis dapat

ditegakkan. Tapi jika tidak ditemukan sel ganas, tidak

dapat menyingkirkan total karsinoma tiroid, karena

lesi dapat bersifat fokal, bila perlu pungsi dan

pulasan sitologi harus diulang.

Meskipun terdapat berbagai metode membedakan tumor

jinak dan ganas tiroid, tapi misdiagnosis tidak jarang

terjadi. Ada kalanya secara klinis didiagnosis sebagai

adenoma soliter, namun dalam operasi ditemukan nodul

multipel dan terdapat kanker. Oleh sebab itu dewasa

ini dianjurkan, setiap nodul tiroid pada dasarnya

harus dioperasi, dengan lobektomi tiroid, bukan

ekstirpasi nodul saja. Dalam operasi dilakukan potong

beku, jika terbukti berupa kanker tiroid

berdiferensiasi baik, cukup mengeksplorasi ada

tidaknya limfadenopati servikal, lalu operasi dapat

ditutup. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan berkala,

tidak akan menyebabkan kanker menyebar. Jika ditemukan

limfadenopati, harus dilakukan pengangkatan kelenjar

limfe.

Setiap pasien yang menjalani tiroidektomi karena

kanker tiroid harus mengonsumsi hormon tiroksin seumur

hidup. Hal ini adalah untuk memenuhi defisiensi hormon

tiroksin tubuh, di samping itu dengan menekan

pelepasan hormon TSH dari kelenjar hipofisis akan

mencegah kekambuhan kanker tiroid. Obat yang biasa

dipakai adalah natrium L-tiroksin, setiap kali

100-150ug peroral.
 
Copyright©Fuda Cancer hospital Guangzhou
Address:No.167.West Xingang Rd,Guangzhou P.C£º510300
Tel:020-84105192¡¢84468003¡¡13511152120¡¡Fax£º020£­84195515
Email£º xukc@vip.163.com