NOVEL MODALITIES
Cryoablation dengan argon dan helium

Photodynamic Therapy (PDT)

Pengobatan dengan Seeds knife dan radio stent
Trans arterial intervention therapy
Percutaneous Radiofrequency (RF) ablation
Terapi Anti angiogenesis

Anti-Tumor immunotherapy dengan DC Vaccine

Suppressor gene therapy
Regional Immunotherapy in tumor bed (for glioma)
Percutaneous Chemical ablation
Chinese Medication treatment
 
TCM Therapy
   Introduction

   Prevention Theory

   Therapeutic Principles
   ICWM
 
KANKER Types
KANKER ESOFAGUS
KANKER USUS BESAR
KANKER KANDUNG EMPEDU
MESOTELIOMA GANAS PERITONEUM
KANKER HATI
TUMOR KARSINOID
KANKER GINJAL
KANKER LAMBUNG
KANKER PARU
KANKER NASOFARING
KARSINOMA MAMAE
KARSINOMA UTERI
KANKER PROSTAT
KANKER LEHER RAHIM
KANKER OVARIUM
MELANOMA MALIGNA
TERAPI TERHADAP TUMOR TIROID
TERAPI TERHADAP KEGANASAN BERGANDA
 
Contact Us

Address:

No 167 west Xingang Rd Guangzhou
Tel: 86-20-84105192
86-20-84468003

13511152120
Fax:86-20-84195515
Email:xukc@vip.163.com
 
KANKER Types
 

KANKER: KALAU TAK BISA DIOPERASI, BAGAIMANA

 
 

MELANOMA MALIGNA: TIDAK DAPAT DIOPERASI, BAGAIMANA TERAPINYA?

Melanoma maligna predileksi pada orang kulit putih,

wilayah Queensland Australia merupakan daerah insiden

tinggi yang terkenal. Pada tahun 1982 insidennya pada

pria 18/100.000, pada wanita 17,6/100.000, angka itu

masih terus meningkat. Amerika Serikat dalam 60 tahun

silam memiliki pertumbuhan insiden melanoma maligna

yang tercepat, pada tahun 1935 dari 1500 orang Amerika

Serikat ada 1 orang menderita melanoma maligna, tahun

1987 dari 135 orang ada 1 orang, pada tahun 2000 sudah

berkembang menjadi dari 75 orang ada 1 menderita tumor

ini. Di kalangan kulit berwarna kejadian melanoma

maligna lebih rendah. Kejadiannya berkaitan dengan

radiasi ultraviolet. Di kalangan penduduk sekitar

Katulistiwa, angka kejadian dan kematian penyakit ini

secara jelas lebih tinggi dari penduduk yang jauh dari

Katulistiwa. Asia Tenggara termasuk kawasan

Katulistiwa, insiden melanoma maligna belum terdata

secara tepat, tapi penulis dalam beberapa kesempatan

berbakti sosial sudah menemukan 6 kasus, tampaknya

penyakit ini tidak jarang terjadi di wilayah ini.

Melanoma maligna dapat timbul dari melanosit di

membran basalis epidermis, juga dapat timbul dari

transformasi ganas nevus yang ada sebelumnya. Ada

sejenis nevus yang disebut £¦lentigo maligna£ª

menunjukkan warna beraneka, yaitu di atas dasar merah

jambu tampak warna merah, coklat atau hitam,

diameternya sering kali lebih dari 5mm, tepinya tidak

rata, jumlah lentigo sering kali di atas 100 buah,

setidaknya salah satunya berdiameter lebih dari 8mm.

Nevus jenis ini mudah berubah ganas menjadi melanoma

maligna.

Tampilan melanoma maligna dapat menyerupai frekel,

atau nodul, atau pigmentasi akral, tidak peduli bentuk

manapun, secara klinis mudah sekali terabaikan sebagai

nevus biasa atau deposit pigmen kulit biasa. Bagaimana

cara membedakan nevus simpleks dan melanoma maligna?

Dapat memakai cara £¦ABCD£ª, yaitu melambangkan 4

aspek: £¦asimetri£ª, £¦batas£ª, £¦warna£ª (colour),

dan diameter. Asimetri: bila nevus simpleks umumnya

berbentuk bulat atau oval, jika dibagi dua, kedua

belahan itu simetri, sedangkan melanoma maligna tidak

beraturan bentuknya, kedua belahannya asimetri;

£¦batas£ª: tepi batas nevus biasa teratur dan licin,

batas dengan kulit sekitarnya jelas, sedangkan

melanoma maligna memiliki batas tidak teratur,

bergerigi; £¦warna£ª: nevus biasa berwarna kuning

kecoklatan, coklat atau hitam, sedangkan melanoma

maligna sering kali di atas dasar warna kuning

kecoklatan atau coklat terdapat warna merah, putih,

kuning hitam dan aneka warna lainnya; £¦diameter£ª:

nevus biasa umumnya berdiameter kurang dari 5mm,

sedangkan melanoma sering kali lebih dari 5mm.

Kasus melanoma maligna stadium dini terutama dengan

diameter kurang dari 0,75mm, pasca reseksi survival 5

tahun mencapai 90-95%. Bila lesi memiliki ketebalan

4mm lebih, bila direseksi luas, survival 5 tahun hanya

30%. Jadi, jangan mengabaikan perubahan warna dan

nevus di kulit, lakukan pemeriksaan pada waktunya ke

RS, bila perlu dilakukan biopsi. Meskipun hasil biopsi

belum tentu ganas, namun bila terabaikan, akibatnya

bisa fatal.

Terhadap melanoma maligna yang tidak dapat dioperasi,

dapat dilakukan tindakan berikut:

1. Kemoterapi: pilihan pertama adalah DTIC, dari

literatur 1134 kasus setelah diterapi dengan ini.

Dapat pula memakai golongan platinum, adriamisin.

Boleh dilakukan kombinasi obat.

2. Terapi biologik: ini mencakup pemakaian interferon

alfa, IL-2, sel LAK, vaksen tumor sel DC, dll. RS kami

memakai sel DC menterapi satu kasus melanoma maligna

dengan metastasis ke hati, hingga kini sudah hidup 2

tahun, metastasis di hati praktis lenyap.
 
Copyright©Fuda Cancer hospital Guangzhou
Address:No.167.West Xingang Rd,Guangzhou P.C£º510300
Tel:020-84105192¡¢84468003¡¡13511152120¡¡Fax£º020£­84195515
Email£º xukc@vip.163.com